Plurk itu Juga Bagian dari Blog

Di telinga teman-teman blogger. Istilah micro-blogging pasti sudah tidak asing lagi. Yups, sebuah istilah yang biasa digunakan untuk mencatat hal-hal simple yang biasanya ditulis dengan singkat dan diperbarui dengan cepat. Ada twitter, jaiku, atau mungkin kronologger. Ketiganya sempat booming beberapa waktu yang lalu.

Plurk-nya MQ

Namun sekarang, pernahkah teman-teman mendengar plurk? Kalau sudah pernah dengar, tahu dan bahkan sekarang ini lagi asyik dengan “mainan” yang satu ini ya sudah. Tapi aku yakin, ada beberapa teman yang belum tahu, belum mengerti dan belum menikmati asyiknya nge-plurk.

Penyedia layanan micro-blogging yang satu ini dianggap lebih menarik dari yang sebelumnya ada karena beberapa hal. Dari pengamatan yang aku lakukan, ada beberapa hal yang membuat plurk lebih menarik dari kronologger, twitter, jaiku atau yang sejenisnya.

  • Terdapat penghargaan. Karma, itulah penghargaan yang paling mudah diketahui di plurk. Ada pula bagde penghargaan lain, seperti ketika sudah mengajak 10 teman atau lebih, mempunyai 50 fans, dsb.
  • Emosi yang terbuka berbeda. Antara yang mempunyai karma rendah dengan yang sudah tinggi, emosi yang tersedi berbeda. Yang berkarma tinggipun kadang tidak mempunyai sebuah emosi yang diperuntukkan untuk penghargaan lain.
  • Bisa memiliki Friends dan Fans. Apa beda keduanya? Setahuku, kalau friends, halaman plurk kita bisa mengetahui thread friends kita, begitu juga sebaliknya. Tapi kalau fans, seorang fans akan mengetahui thread kita tapi tidak sebaliknya.

Dari beberapa hal tersebut, ada satu hal lagi yang cukup menarik. Ketika kita mengajukan permintaan untuk menjadi friends tapi kemudian kita ditolak, itu akan menjadikan karma kita turun.

Yang jelas, dengan kita menggunakan layanan micro-blogging semacam ini kita akan lebih banyak teman. Di samping itu juga, secara tidak disengaja ikatan emosi kita bisa terbangun. Kita bisa mengetahui peristiwa, pikiran atau apa saja yang sedang terjadi pada teman kita dan kitapun bisa memberikan feedback berupa komen ke mereka.

Pesenku satu aja. Ketika kita sudah asyik nge-plurk, jangan sampai kita melupakan blog. Kenapa aku berpesan seperti ini? karena sebelumnya pernah ada yang mengaku kapok dengan plurk. Kita harus bisa mensinergiskan antara keduanya. Misalnya saja, ketika kita update blog lalu kita umumkan di plurk. Bisa jadi ini akan dapat meningkatkan kunjungan blog kita.

So, kalau kamu belum punya account plurk. Silahkan saja daftar di sini, sekarang juga. Dan segera temukan sahabat “online” sejatimu.

 
Ditulis:
Oleh: MQ Hidayat ()
Pada: February 28th, 2009 - 16:02 WIB
Tags: , ,

There Are 5 Responses So Far.

MQ Hidayat

Oia, kelupaan. Plurk-ku di http://plurk.com/toserbl09.

kalo ada yang mau add, silahken.

February 28th, 2009 - 4:49 pm WIB

anie

Kalau ngga’ kontrol diri emang plurk membuat kita keasikan…
Aku belum pernah membuat blog, baru baca2 saja….Insya Alloh suatu saat akan kucoba membuat blog

February 28th, 2009 - 4:56 pm WIB

DhekHajir

apaan ce tuh ku ko gak mudeng ya

February 28th, 2009 - 6:56 pm WIB

rudi waskito

waaah wahh pengetahuan baru ini. iya saudara saudara langsung tak kliknya

March 1st, 2009 - 11:13 pm WIB

ekosulistio

coba ah….thanks ya infonya…

March 2nd, 2009 - 12:16 pm WIB

Post a Response

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word